Main Article Content
Abstract
This research aims to determine the influence of hybrid learning model to communication mathematics junior high school students. This research is a quantitative with experimental methods in the form of pure experiment types. The population were all eighth grade students at Public Junior High School 1 of Middle Curup, Rejang Lebong Regency, Bengkulu Province in 2015/2016. The number of samples uses 37 persons as experimental class and 35 persons as control class. This research is a pure experiment using a pretest-posttest control group. In this study, the data collection method used is the testing techniques. Based on the analysis can be concluded that there is a significant effect on communications hybrid learning model mathematics junior high school student.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2017 Putri Milanda Bainamus, Hartanto, M. Ilham Abdullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-NC-SA).
References
- Haji, S. (2011). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pembelajaran Problem Posing dalam Era Informasi/Globalisasi.
- Haji, S. 2012. Pengaruh Pembelajaran Kontekstual terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP Kota Bengkulu.
- Haji, S. Jurnal Exsacta Pendidikan Matematika dan Sains. Vol. X No. 2. Tidak Diterbitkan.
- Madio, S. S. (2016). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Penalaran Dan Komunikasi Matematis Siswa Smp Dalam Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 93-108.
- Mahdiansyah & Rahmawati. (2014). Literasi Matematika Siswa Pendidikan Menengah: Analisis Menggunakan Desain Tes Internasional dengan Konteks Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Badan Penelitian dan Pengembangan.
- Mardhiyanti, D., Ilma, R., & Kesumawati, N. (2013). Pengembangan Soal Matematika Model Pisa Untuk Mengukur Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1).
- OECD. (2013). PISA 2012 Results: What Students Know and Can Do: Student Performance in Mathematics, Reading and Science. Volume 1. Paris: PISA-OECD Publishing.
- PIRLS, PISA. Studi Penggunaan Waktu, dan Sertifikasi (Bermutu). Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.
- PISA. (2011). TMSS 2011. International Benchmarks of Science Achievement.
- Purnama, I. L., & Aldila, E. (2016). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complete Sentence dan Team Quiz. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 26-41.
- Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
- Suharsimi, A. (2001). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
- Suherman, E. (2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Bandung: JICA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Pendidikan Indonesia.
- Sumarmo, U. (1987). Kemampuan Pemahaman dan Penalaran Matematika Siswa SMA Dikaitkan dengan Kemampuan Penalaran Logik Siswa dan Beberapa Unsur Pembelajaran. Disertasi pada PPS UPI. Bandung.
- Suyanto & Asep, J. (2015). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga.
References
Haji, S. (2011). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa melalui Pembelajaran Problem Posing dalam Era Informasi/Globalisasi.
Haji, S. 2012. Pengaruh Pembelajaran Kontekstual terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP Kota Bengkulu.
Haji, S. Jurnal Exsacta Pendidikan Matematika dan Sains. Vol. X No. 2. Tidak Diterbitkan.
Madio, S. S. (2016). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Penalaran Dan Komunikasi Matematis Siswa Smp Dalam Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 93-108.
Mahdiansyah & Rahmawati. (2014). Literasi Matematika Siswa Pendidikan Menengah: Analisis Menggunakan Desain Tes Internasional dengan Konteks Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Badan Penelitian dan Pengembangan.
Mardhiyanti, D., Ilma, R., & Kesumawati, N. (2013). Pengembangan Soal Matematika Model Pisa Untuk Mengukur Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1).
OECD. (2013). PISA 2012 Results: What Students Know and Can Do: Student Performance in Mathematics, Reading and Science. Volume 1. Paris: PISA-OECD Publishing.
PIRLS, PISA. Studi Penggunaan Waktu, dan Sertifikasi (Bermutu). Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.
PISA. (2011). TMSS 2011. International Benchmarks of Science Achievement.
Purnama, I. L., & Aldila, E. (2016). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complete Sentence dan Team Quiz. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 26-41.
Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2001). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Suherman, E. (2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Bandung: JICA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Pendidikan Indonesia.
Sumarmo, U. (1987). Kemampuan Pemahaman dan Penalaran Matematika Siswa SMA Dikaitkan dengan Kemampuan Penalaran Logik Siswa dan Beberapa Unsur Pembelajaran. Disertasi pada PPS UPI. Bandung.
Suyanto & Asep, J. (2015). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga.